7.2 Arti Penting Membaca

Jika orang mengatakan buku adalah jendela dunia, maka membaca adalah cara membuka jendela tersebut. Buku dalam konteks kini nampaknya tidak lagi diartikan sebagai lembaran kertas yang penuh tulisan dan dijilid. Perkembangan teknologi informasi telah memperluas arti dari buku, termasuk buku digital yang dengan mudah dibaca dengan Kindle keluaran Amazon atau iPad besutan Apple, dan halaman-halaman di Internat.

Dengan membaca kita bisa mengetahui banyak hal dan perspektif. Membaca juga membuka pikiran kita. Dengan membaca kita tidak lagi jumud alias kaku dan keukeuh hanya pada satu perspektif tanpa mau membuka diri terhadap pendapat berbeda. Membaca juga memperkaya imajinasi dan menjadikan kita menjadi lebih kreatif.

Dalam surat Al-Alaq, kata iqra’ sebanyak dua kali, dalam ayat pertama dan ketiga. Qurash Shihab (2006) dalam bukunya Membumikan Al-Qur’an menjelaskan bahwa perulangan ini mengindikasikan bahwa membaca memang harus dilakukan terus menerus, bahkan berulang untuk bacaan yang sama pun tidak sedikit pun memberikan kerugian. Membaca sesuatu secara berulang dapat menghadirkan pemahaman baru, dengan memberikan tafsir baru atas bacaan.

Sata teringat seorang kawan, sewaktu saya masih di bangku kuliah S1 dan sering aktif di Masjid Mujahidin di Banding, yang mempunyai komitmen untuk meluangkan waktu minimal 30 menit per hari untuk membaca buku. Dia merasa berdosa kalau komitmen ini tidak tertunaikan. Luar biasa! Saya tahu betul kawan tersebut memang menjaga komitmen. Sudah lama saya tidak kontak dengan dia sejak kepindahan saya dari Bandung tahun 1997. Kabar terakhir yang saya dengar, dia sekarang menjadi dosen di sebuah perguruan tinggi negeri di Bandung.

Komitmen dia terus terang menginspirasi saya pada saat itu. Komitmen nyatanya adalah dengan misalnya mengalokasikan uang untuk beli buku minimal satu buah dalam satu bulan. Sampai saat ini pun, cerita tentang kawan tersebut sering saya putar ulang setiap kali menyemangati mahasiswa untuk gemar membaca.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa peradaban sebuah masyarakat akan sangat ditentukan oleh bacaan generasi mudanya beberapa tahun sebelumnya. Persis dengan ketika madinatul munawwarah terbetuk setelah 20 tahun Nabi Muhammad menerima wahu pertama. Kualitas bacaan akan sangat menentukan pola pikir pembacanya. Untuk menilai manfaat bacaan, seringkali kita harus berpikir lateral, melihat dibalik teks dan gambar. Meskipun dapat dibuat perbandingan yang cukup mudah, bahkan bahan bacaan yang satu lebih bermanfaat dibanding bahan bacaan yang lain. Sebuah novel dan cerita bergambar, jika dikemas dengan baik dan syarat pesan bahkan kadang lebih memudahkan dalam penyampaian nilai-nilai. Dan, sebaliknya, tulisan serius tetapi dikemas dengan kurang pas (misal, cenderung menghujat), tentu akan lebih sulit membentuk pola pikir pembacanya. Bagi saya, apapun yang kita baca, harusnya kita selalu kritis terhadap ide-ide yang muncul dalam bahan bacaan.

9 thoughts on “7.2 Arti Penting Membaca

  1. membaca tulisan bapak, seperti sepoinya angin, sejuk dikala terik! seperti mendapatkan semangat baru untuk terus berkonstribusi tanpa henti pd setiap jenak-jenak kebaikan . sungguh, bila saja setiap dosen seperti bapak,maka dengan segenap keyakinan,suatu revolusi besar-besaran di dunia kampus kita tak dapat terelakkan.
    nilai kesadaran akan substansi menjadi manusia paripurna adalah selalu siap dan sedia proaktif disetiap proyek-proyek kebaikan.
    salam dari negeri jauh moloku kie raha (TERNATE, MALUKU UTARA)
    Andri (nofiandri)

    • Terima kasih Mas Andri telah mampir. Senang kalau yang saya tulis ada manfaatnya. Mari kita bersama-sama berbuat yang kita bisa dan bermafaat untuk orang lain, Mas. Sekecil apapun.

      Salam dari negeri utara yang dingin: Norwegia.

  2. saya sangat terinspirasi dengan tulisan bapak trima kasih karena sudah berbagi, salam dari kupang nusa tenggara timur

  3. tulisan yang bgus, sangat mengisnpirasi, mohon ijin copas tuk menginspirasi yg lain..
    Indahnya berbagi.

  4. Saya setuju dengan tulisan bapak ini, membaca sangat perlu dikembangkan pada generasi sekarang!
    Dengan membaca kita akan tahu berbagai hal, dengan membaca ibarat kata kita bisa membuka jendela dunia dan melihat isi dunia itu.
    Saya suka sekali dengan gaya bapak yang selalu menginspirasi murid bapak bahwa membaca itu penting!
    Semoga bapak terus bisa menginspirasi semuanya!
    Salam~

  5. Pingback: #5 5 Major Things You’d Like To Do Before You Die | Gusti Fullah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s