8.3 Plagiarisme

Dalam publikasi ada satu hal penting yang harus dihindari, yaitu plagiarisme. Jika Anda termasuk yang hobi melakukan salin-tempel (copy-paste), buang jauh-jauh kebiasaan tersebut ketika menulis publikasi ilmiah. Bukannya kita dilarang mengutip, tetapi berikan kredit kepada penulisnya ketika Anda melakukannnya. Tulis sumbernya dengan lengkap. Justru dengan mengacu penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa penelitian kita bukan penelitian yang ujug-ujug atau tanpa latar belakang yang jelas, disamping menghindari mengulang penelitian yang sudah pernah dilakukan oleh peneliti lain.

Terlalu banyak cerita sedih tentang plagiarisme yang mengakhiri karir seseorang. Masih hangat di ingatan kita kasus mahasiswa S3 sebuah perguruan di Jawa Barat yang juga seorang dosen yang melakukan plagiasi dalam makalah yang dipresentasikan dalam sebuah konferensi internasional, atau kasus dosen yang juga profesor di universitas swasta di Jawa Barat yang menyadur makalah ke dalam tulisan opini di Jakarta Post tanpa memberikan kredit kepada sumbernya. Beberapa tahun yang lalu, kasus salah satu pengamat sosial terkemuka jebolan universitas terkemuka di Yogyakarta yang harus rela gelar doktornya dicabut karena kasus plagiarisme dalam disertasinya. Itu hanya beberapa kasus besar yang mencuat ke permukaan karena peranan media yang sangat luar biasa.

Dalam literatur banyak definisi plagiarisme yang bisa dikemukakan. Tingkatannya juga beragam, mulai dari kekurang hati-hatian dalam menulis sumber sampai dengan yang mentah-mentah menyalin tulisan lain tanpa menyebutkan sumbernya atau bahkan hanya mengganti nama penulis. Termasuk di dalamnya adalah swaplagiarisme (self-plagiarism), menggunakan sebagian tulisan sendiri yang sudah diterbitkan tanpa mengutip sumbernya.

Plagiarisme dapat terjadi dengan atau tanpa mengutip sumber atau tulisan lain.  Situs http://www.plagiarime.org memberikan gambaran tingkatan tingkat plagiarisme dengan metafor yang sangat menarik, seperti terangkum pada Tabel 2.

Kecurangan yang tidak kalah buruk dari plagiarisme adalah pabrikasi data. Data dipalsukan supaya hasil penelitian terlihat meyakinkan. Beragam modus bisa dilakukan, mulai tidak pernah melakukan penelitian laboratorium atau lapangan, tiba-tiba data lengkap. Atau melakukan pengumpulan data sekadarnya, sedang yang lain disesuaikan. Atau mungkin mengubah data yang sudah dikumpulkan supaya sejalan dengan kerangka pikir atau teori atau hipotesis yang sudah dirancang sebelumnya.

Tabel 2. Jenis-jenis plagiarime

Metafor Keterangan
Sumber tidak dikutip
The Ghost Writer Penulis mengakui keseluruhan karya orang lain sebagai karyanya.
The Photocopy Penulis menyalin sebagian besar dari sebuah sumber tanpa perubahan.
The Potluck Paper Penulis menyamarkan plagiarisme dengan menyalin dari banyak sumber dengan sedikit perubahan supaya koheren. Sebagian besar tulisan disalin apa adanya tanpa perubahan.
The Poor Disguise Penulis menggunakan karya orang dengan sedikit mengubah tampilan atau kalimat.
The Labor of Laziness Penulis meluangkan waktu untuk melakukan parafrase (mengubah kalimat dengan mengganti beberapa kata) dari banyak sumber sehingga terlihat menyatu, tetapi malas menggunakan waktu tersebut untuk merangkai kalimat sendiri.
The Self-Stealer Penulis menggunakan tulisannya sendiri dalam porsi yang signifikan.
Sumber dikutip
The Forgotten Footnote Penulis mengutip sumber tulisan, tetapi informasi spesifik sumber tidak dituliskan dengan jelas, sehingga sumber sulit dilacak.
The Misinformer Penulis memberikan sumber yang tidak akurat, sehingga sumber sulit dilacak.
The Too-Perfect Paraphrase Penulis mengutip sumber dengan benar tetapi tidak menuliskan teks yang dikutip kata-per-kata dalam kutipan.
The Resourceful Citer Penulis mengutip semua sumber dengan benar, melakukan parafrase, dan juga menuliskan dalam tanda kutip untuk kutipan langsung kata-per-kata, tetapi tulisan tidak mengandung ide baru.
The Perfect Crime Penulis mengutip dengan benar pada beberapa tempat, tetapi pada beberapa tempat yang lain melakukan parafrase argumen lain tanpa kutipan yang benar, sehingga argumen yang ditulis tanpa kutipan seakan-akan ide dari penulis.

Sumber: Disadur dari http://www.plagiarisme.org

Praktik tidak etis atau mungkin sampai ke taraf ilegal lain adalah meminta orang lain untuk melakukan penelitian atau menulis atas nama seorang dosen. Tentu saja tidak berarti dalam penelitian atau penulisan, seorang dosen tidak boleh dibantu oleh orang lain. Tetapi, tanpa mengetahui masalah dan kontribusi nyata serta pasrah bongkokan adalah tindakan yang sangat tidak etis.

Dalam kasus ndandakke penelitian, dosen sebagai peneliti tidak lebih daripada seorang makelar proyek. Dia mengajukan proposal untuk mendapatkan dana, tetapi penelitian disub-kontrakkan kepada orang lain sampai ke pelaksanaan dan penulisan laporan. Di sini seorang atau beberapa ghost writer telah terlibat. Praktik ini serupa dengan menjamurnya layanan pembuatan skripsi, tugas akhir, tesis, dan bahkan mungkin disertasi yang saat ini dengan mudah dapat ditemukan. Tekanan kenaikan jabatan akademik secara teratur dan peluang mendapatkan sertifikasi dosen dapat memancing hal yang demikian.

Melakukan plagiarisme secara brutal, pabrikasi data, dan mengundang ghost writer tentu membutuhkan keberanian tersendiri. Keberanian untuk menggadaikan harga diri dan mempertaruhkan reputasi. Jika Anda merasa cukup mempunyai keberanian pun, saya sarankan Anda untuk tidak mencobanya. Terlalu mahal harga yang harus Anda bayar untuk keputusan adu nyali ini.

2 thoughts on “8.3 Plagiarisme

  1. ini sangat penting, belajar untuk menghargai hasil karya sendiri , ada kenikmatan dan bahagia yang memuncak jika sukses itu adalah cerminan dari usaha kita sendiri. Semoga saya adalah orang yang selalu di beripetunjuk untuk untuk bisa terus dan terus belajar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s