10.2 Orangtua-Anak

Bagaimana jika jarak umur antardosen cukup jauh? Kita bisa juga mengandaikan hubungan antardosen seperti hubungan antara orangtua dan anak. Metafor ini cocok untuk memotret hubungan antara dosen senior dan dosen yunior. Bagaimana hubungan antara orangtua dan anak seharusnya dibentuk?

Orangtua yang bijak pasti akan sangat sayang dan memberikan dukungan positif kepada anaknya. Dia tidak akan gila hormat dan menebar ketakutan kepada anaknya. Orangtua yang baik seharusnya juga menjadi role model untuk anaknya, dan tidak malah selalu ngeles untuk tidak berprestasi dengan alasan sudah tua. “Ya gimana Mas mau melakukan penelitian dan publikasi, pikirannya sudah banyak, tidak seperti yang masih muda.” Alasan serupa ini sangat tidak menyemangati yang muda.

Anak yang baik hati akan menghormati orangtua. Penghormatan anak kepada orangtua tidak ditumbuhkan karena ketakutan, tetapi karena rasa sayang. Anak yang baik juga tidak akan senang ngeles dengan 1001 alasan ketika diberi tanggung-jawab dan kepercayaan oleh orangtuanya.

Konflik antara orangtua dan anak pun pasti terjadi. Namun, dalam keluarga yang sakinah, biasanya orangtua akan dengan bijak dapat menyelesaikan konflik dengan baik, tanpa membuat salah satu pihak kehilangan muka.

Bagaimana kalau orangtuanya tidak temuwo alias masih kekanak-kanakan? Metafor berikut nampaknya dapat digunakan menjelaskannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s