11.3 Profesi sebagai Hobi

Apa yang bisa dilakukan? Usahakan menjadikan profesi dosen sebagai hobi. Jika Anda mempunyai sebuah hobi, maka dengan mudah Anda akan menemukan jawabannya. Hobi adalah wujud “penyerahan diri” tanpa banyak bertanya, tetapi dijalani dengan hati. Anda bahkan sangat mungkin tidak memikirkan biaya yang harus dikeluarkan atau waktu yang harus dialokasikan untuk menjalani hobi tersebut.

Jika Anda hobi memancing, saya yakin Anda akan merasa kesulitan menjelaskan mengapa Anda memilih hobi tersebut kepada seseorang yang benci memancing. Bagi orang yang tidak suka dengan memancing, apa yang Anda katakan akan dikatakan tidak masuk akal. Mengapa? Karena Anda telah mencapai ekstasi (ecstasy)[1], kepuasan yang melebihi tingkatan “merasa baik” atau “merasa nyaman”. Dengan demikian, Anda akan mencurahkan kecintaan terhadap hobi Anda.


[1] Menurut Oxford American Dictionaries, ekstasi (ecstasy) adalah “an overwhelming feeling of great happiness or joyful excitement“. Istilah ini juga digunakan untuk menyebut salah satu jenis narkoba.

 

9 thoughts on “11.3 Profesi sebagai Hobi

  1. Apakah “kenikmatan” menjalani profesi itu muncul di awal ketikabaru saja menjalani sebuah profesi atau seiring berjalannya waktu kenikmatan itu muncul pak?

    • Mas Hananto, sampai saat ini saya baru menjadi dosen selama 14 tahun, dan masih menikmati, dan bahkan semakin menikmati. Giman dong kesimpulannya?😉

  2. bagaimana pak kalau suara hati mengatakan pengen menjadi dosen, tapi di sisi lain ada perasaan takut kalau tidak mampu.

    • Semua yang pernah jadi dosen, tidak ada satupun yang sudah berpengalaman jadi dosen sebelumnya Mas. Jadi takut ya wajar saja, asal tidak takut belajar dan meningkatkan diri saja. :- Bagaimana Mas, masih takut?

  3. Terimakasih pak….tulisannya bagus dan sangat banyak membuka mata dan hati saya untuk bangkit melakukan perubahan……

    • Bagi saya kenikmatan muncul karena kita bisa berbagi. Anggaplah semua aktivitas dosen, mulai dari mengajar, pengabdian kepada masyarakat, sampai dengan publikasi adalah saran berbagi. Setahu saya, semua agama pun menganjurkan untuk terus berbagi dengan sesama. Bagaimana menurut Pak Fenetson?

      • saya sangat setuju pak kadang saya berpikir seperti ini andaikan semua dosen berpikir seperti bapak untuk saling berbagi dalam pengabdiannya maka akan memunculkan generasi dosen yang handal bagi pengembangan pendidikan di indonesia. kalau boleh berbagi apa motivasi bapak menjadi dosen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s